Sabtu, 10 Oktober 2015

Aplikasi Pengolah Rapor K13 Sesuai Permen 53 Tahun 2015



Seperti yang telah dijelaskan dalam petunjuk penggunaan aplikasi penilaian K13 terbaru, bahwa sistem penilaian bersifat modular, maka untuk dapat menghasilkan nilai-nilai dalam bentuk Rapor, maka file nilai yang telah dientrikan oleh guru harus dikumpulkan dalam satu folder Kelas. Sehingga dalam folder tersebut berisi file seluruh mata pelajaran mulai dari Pendidikan agama XA1PAI sampai dengan muatan lokal XA1MLK. File inilah yaang akan kita olah menjadi rapor dengan menggunaka aplikasi pengolah rapor.
            Untuk jelasnya, langkah-langkah pemrosesan nilai menjadi rapor sebagai berikut :

A.     Membuat Folder untuk menampung file Nilai dari Guru
·         Buat folder misalnya dengan nama RAPORGANJIL1516
·         Buat sub folder Kelas : XA1, XA2,dst s/d XIIS2 (tergantung pada banyaknya kelas yang ada disekolah). Sub folder ini berada di bawah folder RAPORGANJIL1516
·         Setelah semua file dari seluruh bidang studi terkumpulkan, pindahkan file-file tersebut menurut kelompok Kelas nya masing-masing. Sehingga sub folder XA1 terdapt file : XA1PAI, XA1PKN … XA1MLK , dan XA1NAK (sampai seluruh file mata pelajaran lengkap ada pada masing-masing folder kelas).

B.      Membuat File Pengolah Rapor
File pengolah rapor diperlukan untuk mengolah dan mentransfer nilai yang berasal dari bapak/ibu guru pengajar untuk ditautkan menjadi satu bagian yang utuh. Untuk membuat file master olah rapor prinsipnya sama dengan membuat master pada file penilaian tetapi tidak mengandung Kode mata pelajaran. Langkah untuk membuat master pengolah rapor adalah sebagai berikut :
·         Siapkan data nama siswa perkelas lengkap dengan Nomer induk. Biasanya file ini ada di Tata Usaha daan dalam bentuk Excel.
·         Buka file aplikasi olah rapor
·         Klik menu Data, kemudian isikan semua data yang diperlukan 


·         Centang Non Akdemik, jika menggunakan aplikasi pengolah nilai Non Akdemik. Jika tidak menggunakan aplikasi Non akademik, maka entri dapat dilakukan secara langsung pada aplikasi rapor.
·         Isi direktori dengan benar, sebab data direktori inilah yang akan dijaikan acuan untuk mengolah seluruh file dari kelas tersebut. Dari contoh yang diberikan di atas, maka Direktorinya diisi dengan D:\RAPORGANJIL1516\
Perhatikan dengan baik cara menuliskan direktori, sebab kesalahan terbanyak dari pengguna aplikasi ini ada pada penulisan direktori dan aturan rename pada file guru menurut bidang studinya.
·         Setelah seluruh data yang diperlukan diisi simpan dengan nama file XA1 pada subdirektori XA1 (jangan salah tempat menyimpannya ya...)

C.     Mentransfer Data Nilai
Setelah folder  kelas (misal : D:\RAPORGANJIL1516\XA1) berisi file-file dari bapak ibu guru pengajar bidang studi dan file master olah rapor yaitu XA1, maka data siap dipindahkan dari file mapel ke file master pengolah rapor.
Untuk mentransfer semua file nilai klik menu Transfer All, sedangkan jika hanya mentransfer 1 mapel cukup dengan cara masuk dulu ke bidang studi yang dimaksud kemudian klik menu Transfer.
Jika tidak ada kesalahan dalam aturan penggunaan, maka seluruh nilai yang telah dientrikan oleh guru dipindahkan ke aplikasi olah rapor (dalam hal ini file XA1 sebagai pengolahnya).



D.     Mencetak Rapor
Untuk mencetak Rapor klik menu Rapor, seperti tampak pada tampilan berikut :  


·         Isikan Nomer Absen Awal dan Nomor Absen Akhir dari Rapor yang akan dicetak.
·         Centang pula Lembar yang akan di cetak. Ada 3 lembar pada rapor, yaitu Lembar Nilai, Lembar Ketercapaian dan Lembar Non Akademik
·         Klik tombol Preview untuk melihat hasilnya. Jangan lupa atur ukuran kertas. Dalam hal ini menggunakan ukuran kwarto/A4 sebagai ukuran lembaran rapor.
·         Jika sudah pas ukurannya tinggal klik tombol Print untuk mencetaknya,

D.      Mencetak DKN
DKN merupakan Daftar Kumpulan Nilai dari siswa dalam satu kelas. Untuk mencetak DKN klik menu DKN yng ada di ribon atas, maka tampilannya akan muncul sebagai berikut :


 E.     Meranking Siswa
Meskipun merangking siswa tidak diperlukan dalam Laporan Rapor tetapi kadang-kadang wali kelas memerlukan data tersebut untuk keperluan informatif, termasuk BK. Untuk mengetahui posisi siswa dalam perolehan nilai dalam satu kelas, maka kita perlu merangkingnya dengan menggunakan menu SORT. Klik menu SORT, maka akan muncul :


Atur Bobot untuk melakukan Sort, misalnya aspek Kognitif dihargai 2 dan Praktik berbobot 1 (tergantung dari kesepakatan sekolah).

1 komentar:

  1. Assalamualaikum Gan, Izin Download Gan ! Buat Pengembangan di SMk Sekolah Ane.di daerah Bekasi ...... (Cara Downloadny gimana Gan?)

    BalasHapus